KLATEN-Dalam rangka melatih kemandirian siswa, SD Alam Aqila menggelar acara camping. Kegiatan ini perdana setelah pandemi. Camping tersebut dibagi menjadi dua kelompok, Kelompok pertama, terdiri dari kelas atas (4 dan 5 ) menginap selama tiga hari dua malam, yaitu Selasa sampai Kamis, 7 – 9 Maret 2023, sedangkan kelompok dua, kelas bawah (2 dan 3) hanya dua hari satu malam bertempat di sekolah.
Pemilihan lokasi di Bayat tepatnya Bukit Cinta, bertujuan untuk menghidupkan kembali kearifan lokal bidang pariwisata pasca pandemi.
Rundown acara tidak terlepas dari empat pilar kurikulum sekolah alam yang meliputi akhlak, logika, entrepreneur, dan leadership.
“Mendidik anak melatih kemandirian dan kedisiplinan karena kegiatannya mencakup akhlak, islamika dan tadabur alam. Untuk leadership kegiatannya dapat dilihat dari pendirian tenda dan tracking ke bukit cinta. Kita membantu anak menyiapkan kemandirian tanpa bergantung pada orang lain,”kata kepala sekolah, Astuti Nur Wahyuni.
Hari pertama dimulai dengan pemberangkatan dari SD Alam Aqila. Setibanya di lokasi murid-murid mulai mendirikan tenda. Dilanjutkan dengan sholat berjamaah dan murojaah. Lalu seleksi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan ditutup dengan pentas seni setiap kelompok.
Besoknya, diawali dengan Shalat tahajud berjamaah, Shalat shubuh dan dzikir pagi, masak untuk sarapan dengan bahan yang telah dibawa dari rumah sesuai kesepakatan kelompok. Kenyang sarapan, para siswa melanjutkan out tracking fun activity (OTFA) mengelilingi Bukit Cinta.
Terdapat dua pos yang disiapkan fasilitator (guru). Pos pertama, islamika berisi tadabur alam dan ayat Alquran mengenai khalifah. Pos dua, mengasah kepekaan terhadap lingkungan sampai menggambar rute perjalanan. Acara selanjutnya, lifeskill baris berbaris dan fun game. Sebagai penutup, putaran final Lomba Cerdas Cermat (LCC) digelar dengan seru dan dimenangkan tim Navisa.
Hari terakhir, dimulai senam pagi, lalu membongkar tenda, dan operasi semut. Karena saat datang lingkungan bersih maka pulang juga harus bersih. Tak lupa, untuk mengasah kepedulian social, SD Alam Aqila juga melakukan bakti SASS berupa pemberian alat kebersihan kepada pengelola Bukit Cinta.
Menurut Japik, koordinator SASS, “Program camping ini merupakan program SASS yang bertujuan meningkatkan skill dan kemandirian siswa. Harapannya, kegiatan ini dapat diterapkan diacara selanjutnya karena materi ini akan diujikan”.
Salah satu siswa, Naufal mengaku senang dengan acara ini, “saya senang dengan kegiatan ini terutama PBB”. Berbeda dengan Naufal, Anaya justru suka saat Pentas Seni. ”Suka pentas seniinya karena melatih kreatifitas dan kekompakan tim,”katanya.
Camping kelas bawah juga tidak kalah seru. Diawali dengan apel SASS, lalu mendirikan tenda yang melatih tanggungjawab kelompok. Sebanyak 20 siswa terpacu memberikan yang terbaik pada tiap-tiap kegiatan. Mulai dari jelajah alam, islamika, fun game juga pentas seni. Meskipun cuaca sedikit mendung Alhamdulillah tidak turun hujan, akhirnya api unggun tetap bisa menyala. []